Waspadai Gagal Hati Yang Tidak Disadari

Harus disadari bersama bahwa hati merupakan salah satu organ yang sangat vital di dalam tubuh manusia. Tanpa hati yang baik, proses detoksifikasi darah tidak akan berjalan lancar. Selain itu, perncernaan makanan dan juga penyimpanan energi juga tidak akan berjalan dengan maksimal. Maka dari itu ketika seseorang mengalamai gagal hati, bisa dikatakan seseorang itu telah lemah. Karena gagal hati adalah sebuah penyakit dimana fungsi hati tidak berkontribusi dengan baik dalam menjalankan tugasnya. Nah, penting pula bagi anda bahwa penyakit hati ini menyerang manusia dalam beberapa tahapan yang mulanya tidak disadari oleh si manusia itu sendiri. Ketika anda bisa memahami bagaimana perkembangan penyakit hati yang ada di dalam tubuh anda, maka anda bisa memantau kesehatan anda dengan lebih baik lagi. Karena anda bisa melakukan pencegahan terhadap hal-hal berbahaya yang mungkin menyerang kesehatan anda. Lalu bagaimanakah dengan tahapan-tahapan yang dimaksud? Berikut penjelasannya.

  1. Adanya peradangan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa salah satu fungsi kerja hati adalah untuk melakukan detoksifikasi darah. Sehingga racun berbahaya yang mungkin tanpa sengaja anda konsumsi melalui makanan yang anda makan ataupun produk-produk yang anda gunakan bisa dikeluarkan dengan baik. Namun ketika terjadi peradangan karena terlalu banyaknya racun yang masuk ke dalam tubuh anda, hal yang harus anda lakukan adalah dengan mengeluarkan zat asing tersebut. Karena jika tidak, organ hati yang kita miliki bisa membengkak. Bagaimana cara mengetahuinya? Anda bisa memeriksa, apakah daerah hati yaitu kanan atas perut anda terasa sakit dan panas. Jika mulai terjadi peradangan, segeralah pergi ke dokter. Karena dalam tahap ini, anda bisa diatasi dengan baik melalui pengobatan yang disarankan oleh dokter.

  • Fibrosis atau jaringan perut hati

Gagal hati adalah sebuah penyakit yang termasuk dalam kategori berbahaya apabila tidak diatasi dengan benar. Apalagi jika sudah mulai peradangan namun anda tidak melakukan pencegahan. Maka sudah pasti hati akan mengalami luka dan meninggalkan bekas luka sehingga akan menggantikan heringan hari yang ada dalam kondisi sehat. Ketika dalam kondisi ini, fungsi hati tentunya akan mengalami penurunan dan proses inilah yang disebut dengan fibrosis. Ketika sudah mengalami fibrosis, tentu racun dan juga lemak dalam tubuh akan mengalami penumpukan sehingga akan memblokit laju darah ke hati guna detoksifikasi. Jika anda berada dalam tahap ini, beruntunglah anda karena anda masih bisa memiliki harapan dengan melakukan pengobatan dan memperhatikan pola makan anda sehingga anda masih bisa mencegah terjadinya penumpukan racun.

  • Sirosis

Sirosis merupakan kondisi jaringan perut yang lebih parah kondisinya dibandingkan dengan fibrosis. Hal ini bisa terjadi apabila dalam tahap fibrosis, anda tidak melakukan tindakan apapun. Sehingga kondisi hati semakin parah, dan bisa lebih berbahaya karena anda tidak bisa menyembuhkan hati anda dengan upaya-upaya biasa. Anda bisa memakan waktu yang sangat lama, bisa 20 sampai 30 tahun lamanya dengan cuci darah. Bahkan lebih parahnya lagi, penyakit gagal hati ini bisa menyebabkan komplikasi dan gejala-gejala yang dapat mengganggu aktivitas anda sehari-hari. Seperti mudah lemas, lelah, kehilangan selera makan, berat badan menurun drastis, mual, kembung karena penumpukan cairan dalam perut dan masih banyak lagi.

images (7)
  • Gagal hati kronis

Pada tahap ini, hati sudah kehilangan semua fungsinya dalam tubuh. Bisa dikatakan kemungkinan besar anda tidak dapat menyembuhkan penyakit yang satu ini kecuali dengan transplantasi hati. Itupun fungsi yang nantinya akan bekerja tidak sama lagi dengan hati yang sebelumnya kita miliki sendiri. Biasanya dokter akan mengatakan gagal hati kronis dalam bahasa kanker hati. Rutinlah pemeriksaan ke dokter, jangan merasa putus asa, karena masih banyak yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan hati anda.

Sumber

www.dokter.id

www.halosehat.com

Start the Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*